Analisis Standar Mutu Pendidikan Indonesia dan Malaysia


Manajemen Pendidikan Islam

A. LATAR BELAKANG MASALAH
Mutu adalah kemampuan yang dimiliki oleh suatu produk atau jasa yang dapat memenuhi kebutuhan atau harapan, kepuasan pelanggan yang dalam pendidikan dikelompokkan menjadi dua, yaitu internal dan eksternal. Internal customer yaitu siswa atau mahasiswa sebagai pembelajar dan eksternal customer yaitu masyarakat dan dunia industri.
Mutu tidak berdiri sendiri artinya banyak faktor untuk mencapainya dan memelihara mutu. Dalam kaitan ini peran dan fungsi sistem penjaminan mutu (Quality Assurance System) sangat dibutuhkan. Yaitu sebuah bentuk kegiatan monitoring, evaluasi atau kajian mutu. Kegiatan penjaminan mutu tertuju pada proses pemenuhan persyaratan atau standar minimum pada komponen input, komponen proses dan hasil atau outcome sesuai yang diharapkan oleh stoke holders. ( UNESCO, 2006 ).
Berdasarkan data dalam Education For All (EFA) Global Monitoring Report 2011, The Hidden Crisis, Armed Conflict and Education yang dikeluarkan Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) yang diluncurkan di New York, Senin (1/3/2011), Indeks…

View original post 6,151 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s